Selasa, 12 Februari 2008

hot info

Nine Lies About Global Warming

By Ray Evans

1. Karbondioksida adalah polutan

Karbondioksida merupakan gas non-toksik yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa yang penting bagi semua kehidupan di bumi. Semua tumbuh-tumbuhan hijau memerlukan karbondioksida untuk proses fotosintesis yang akan menghasilkan makanan bagi tumbuhan dan oksigen bagi manusia dan hewan. Dengan meningkatnya karbondioksida maka kecepatan pertumbuhan tanaman juga akan meningkat. Contohnya, meningkatnya konsentrasi karbondioksida di atmosfer dari 325 ppmv (parts per million by volume) pada tahun 1970 menjadi 375 ppmv saat ini, menjadikan hasil panen gandum Australia meningkat selama 30 tahun terakhir, yang merupakan bagian dari pengayaan karbondioksida.

2. Abad ke 20 merupakan abad terpanas dalam sejarah dan dekade 1990-2000 merupakan yang terpanas


Konferensi pers atas peluncuran Third Assessment Report oleh IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) menunjukkan grafik temperatur belahan bumi utara dari tahun 1000 sampai 2000, grafik ini dikenal sebagai Mann’s Hockey Stick. Dari tahun 1000-1900 temperatur belahan bumi utara digambarkan mendingin 0.2°C. Dari tahun 1900-2000 temperatur menghangat 0.6°C.

Tujuan dari grafik ini untuk meligitimasi klaim bahwa pemanasan pada abad ke-20 merupakan kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya; yaitu karena emisi anthropogenik (ulah manusia) karbondioksida; yang menuntut kebijakan dekarbonisasi harus diimplementasikan secepatnya.

Tapi, periode Medieval Warm Period, dari tahun 800 sampai 1300, periode yang cukup hangat dimana Vikings dapat mendirikan koloni di Greenland yang berlangsung selama 300 tahun, tidak dimasukkan kedalam grafik!!! Periode Little Ice Age dari tahun 1560 sampai 1850 juga dihapus dari grafik ini.

Medieval Warm Period ini merupakan fenomena global. Pada periode ini, Eropa menikmati kemakmuran pertanian dengan melimpahnya makanan dan pesatnya pertumbuhan populasi. Kala itu mereka membuat proses besar dibidang teknologi, penemuan seperti jam mekanik dan kincir angin, pendirian katedral besar, dan pembangunan kota dagang seperti Venice, Amsterdam, dan London. Merupakan suatu ironi bahwa para global warmers harus menghapus era yang luar biasa ini dari kampanye mereka.

3. Bukti yang menyatakan emisi anthropogenik (ulah manusia) karbondioksida menentukan pemanasan saat ini


Jika kita memplotkan temperatur global dan konsentrasi karbondioksida di atmosfer pada periode 1970-2000, kita akan mendapatkan korelasi yang beralasan, dan tampak masuk akal untuk mengatakan bahwa emisi anthropogenik yang menyebabkan pemanasan global. Korelasi yang baik tidak membuktikan sebab akibat antar dua variable, dan yang lebih penting, jika kita memperluas skalanya dan memplotkan konsumsi bahan bakar fosil (yang mewakili emisi anthropogenik) dengan perubahan temperatur dari 1860 sampai 2000, kita akan melihat tidak ada korelasi sama sekali. Perhatikan grafik ini!!!

Perhatikan disini temperatur global meningkat dari 1860 sampai 1875, kemudian mendingin sampai 1890, meningkat sampai 1903, turun sampai 1918, dan meningkat drastis sampai 1941-42. Kita lalu mengalami pendinginan yang panjang sampai 1976, tahun dimana Pasific Climate Shift, dan sejak itu temperatur meningkat kira-kira 0.4°C. Tidak ada korelasi antara kurva temperatur dan kurva anthropogenik CO2 selama lebih dari 140 tahun!

4. Konsensus ilmiah yang menyatakan emisi anthropogenik CO2 telah menyebabkan pemanasan global yang signifikan dan harus segera dibatasi untuk mencegah malapetaka di masa depan


Beberapa hari sebelum COP (Conference of the Parties), sebuah pertemuan negara-negara yang meratifikasi UNFCCC (United Nation Framework Convention on Climate Change), yang diselenggarakan di Buenos Aires Desember 2004, Jurnal Science dipublikasikan Dr Naomi Oreskes, professor di University of California di San Diego. Dia mengklaim telah menganalisis abstrak – menggunakan keywords ‘climate change’- dari semua paper ilmiah yang terdaftar pada ISI database pada dekade 1993-2003. Tujuh puluh lima persen dari 928 abstrak yang dia analisis (yaitu 695) masuk kedalam kategori ‘baik secara implisit atau eksplisit menerima pandangan konsensus’. Untuk pertama kalinya bukti empiris menunjukkan kebulatan suara dengan konsensus terhadap emisi anthropogenik pada global warming.

Dr Benny Peiser dari John Moores University di Liverpool memutuskan untuk meniru studi ini. Dia menemukan bahwa pencarian pada ISI database menggunakan keyword ‘climate change’ dari tahun 1993-2003 menunjukkan hampir 12.000 paper yang dipublikasikan dipertanyakan. Orekes kemudian mengakui bahwa dia menggunakan keywords ‘global climate change’. Hal ini mengurangi paper yang di-review menjadi 1247 yang mana yang telah diabstrakkan berjumlah 1117.
Dari 1117 abstrak, hanya 13 (1%) yang secara eksplisit mendukung ‘pandangan konsensus’. Tiga puluh empat abstrak ditolak atau dipertanyakan tentang pandangan bahwa manusia adalah pendorong utama ‘pemanasan selama lebih dari 50 tahun pengamatan’.
Orakes mengklaim bahwa ‘tidak ada satupun paper yang menentang [bahwa climate change saat ini alami]. Tapi, 44 paper menekankan bahwa faktor alam memainkan peranan penting ,jika tidak, merupakan kunci dari climate change saat ini.

Dr Preiser mengirim surat ke Science untuk memuat hasil investigasinya. Science menolak untuk mempublikasikannya.

Hendrik Tennekes, ahli fisika turbulen dunia, yang baru pensiun dari Director of Research, Royal Netherlands Meteorological Institute:

Kekolotan para ahli climate menyebabkan kesalahpahaman yang disebabkan oleh pembicara, seperti yang dilakukan IPCC, tentang dasar ilmiah Climate Change. Karena itu, saya merespon ideology itu dengan menyatakan bahwa tidak mungkin fisika dapat menghasilkan dasar ilmiah yang dapat diterima secara universal untuk digunakan untuk mengambil kebijakan tentang climate change.

Garth Paltridge dari Australia, ilmuan terkemuka yang telah pensiun dari jabatannya sebagai Director of the Antarctic CRC and IASOS di University of Tasmania, berkomentar:

Tiap laporan [IPCC Assessment Report] diutarakan dengan cara tertentu agar tampak lebih meyakinkan dibandingkan laporan terakhir bahwa pemanasan rumah kaca berpotensi menyebabkan bencana kemanusiaan. Keyakinan itu tidak berasal dari cabang ilmu manapun. Tapi itu merupakan fungsi dari betapa kuatnya pernyataan tentang global warming diutarakan tanpa mendapat sanggahan dari komunitas ilmuan. Selama bertahun-tahun, opini dari komunitas itu telah dimanipulasi setidak-tidaknya mendukung secara pasif kampanye untuk mengisolasi – dan tentu saja memperburuk – keraguan ilmiah diluar pusat aktifitas IPCC. Audiens telah diposisikan untuk menerima. Dengan demikian mereka secara bertahap menjadi lebih mudah untuk menjual bencana efek rumah kaca.

5. Emisi anthropogenik CO2 dan penyebab global warming yang lain bertanggung jawab tidak hanya pada peningkatan temperatur dan kekeringan, tapi juga terhadap meningkatnya badai salju, salju yang tidak pada musimnya, dan cuaca yang membekukan. Mereka juga bertanggung jawab terhadap meningkatnya jumlah angin topan.


Tahun-tahun belakangan ini Amerika Utara, UK, dan Eropa Utara mengalami musim dingin yang parah (tapi tidak separah musim dingin 1946-47), menyebabkan cerita global warming mulai terlihat usang. Sehingga kata ‘climate change’ menggantikan global warming, dan penjelasan diletakkan di awal untuk menjelaskan mengapa peningkatan emisi anthropogenik CO2 dapat menyebabkan musim dingin yang parah dan juga musim panas yang terlalu panas. Puncak kampanye ini adalah film The Day After Tomorrow yang memperlihatkan New York dibanjiri salju dan es ketika global warming memicu datangnya jaman es berikutnya.

Salah satu argumen yang sering dipakai adalah berhentinya arus teluk (Gulf Stream) oleh global warming beserta akibatnya yang menghebohkan seluruh Eropa. Carl Wunsch, Professor of Physical Oceanography pada MIT dan ahli kelautan dunia menyatakan:

Satu-satunya cara untuk menghasilkan sirkulasi laut tanpa arus teluk adalah dengan cara mematikan sistem angin atau menghentikan rotasi bumi, atau keduanya.

Beberapa bulan lalu (artikel ini dirilis Februari 06) di Florida, Louisiana dan Texas muncul beberapa angin topan besar. Katrina, khususnya, menyebabkan kerusakan yang luar biasa di New Orleans. Sekali lagi para global warmers dengan cepat menyalahkan ini semua pada global warming dan emisi anthropogenik. Swiss Re dan Munich Re adalah dua perusahaan asuransi besar yang melakukan semua yang mereka bisa untuk mendukung argumen yang menyatakan anthropogenik CO2 sebagai biang keladinya.
Tidak ada bukti yang mendukung hal ini. Tidak ada korelasi antara kejadian dan keparahan angin topan dengan konsentrasi CO2 di atmosfer. Pembayaran klaim asuransi tentu saja meningkat. Hal ini karena warga Amerika bermigrasi ke daerah selatan yang lebih hangat. Florida mempunyai populasi 20 juta jiwa dan nilai real estate di daerah ini juga tentu ikut meningkat.

6. Karena emisi anthropogenic, es kutub mencair dan permukaan laut meningkat. Peningkatan permukaan air laut dapat menenggelamkan negara-negara yang berada di Pasifik dan Samudra Hindia (gw – wah jg2 indonesia juga)

Sebelum pertemuan AP6 di Sydney pada 11-12 Januari 06 (the Asia Pacific Partnership on Clean Developtment and Climate, APPCDC), permintaan perhatian dilakukan oleh perwakilan Pacific Island States. AOSIS (Alliance of Small Island States) mengklaim, karena global warming, permukaan air laut meningkat, pulau-pulau mereka kini berada di bawah permukaan air, dan permintaan khusus kepada Pemerintah Australia adalah untuk memberikan visa permanen kepada warga negara tersebut.

Masalahnya adalah tidak ada bukti yang mendukung klaim mereka. The South Pacific Sea Level and Monitoring Project, menemukan tidak adanya bukti kenaikan permukaan air laut.

Morner dan timnya melakukan investigasi yang mendalam pada klaim yang dibuat oleh IPCC bahwa Pulau Maldive di Samudra Hindia beresiko atas kenaikan permukaan air laut yang dipercepat oleh global warming. Dia menemukan bukti kuat bahwa permukaan air laut di pulau Maldive turun selama 30 tahun terakhir, dan dulunya pulau tersebut beserta penghuninya selamat dari peningkatan permukaan air laut. Yang jarang disinggung yaitu bahwa banyak dari pulau ini berada dekat perbatasan lapisan kerak bumi, yang pergerakannya bertanggung jawab atas naik turunnya pulau tersebut terhadap permukaan air laut.

Global warmers berpendapat kenaikan permukaan air laut disebabkan oleh mencairnya es kutub dan oleh karena itu permukaan air laut juga meningkat. Tampaknya para global warmers tidak mengerti bahwa Es Arctic mengapung di laut Arctic, yang menghasilkan perbedaan kecil apakah ini berada pada bentuk es atau bentuk cair. Bentuk es (padat) mempunyai kepadatan 90% dari bentuk cair dan mengapung di dalam air.

Kapanpun tayangan tentang kenaikan permukaan air laut muncul di TV, kita melihat gunung es lahir dari retakan lapisan es. Kita tidak melihat salju turun diatas lapisan es Antarctic beberapa ribu meter tingginya di atas permukaan laut dimana temperaturnya jarang sekali berada di atas titik beku. Pengamatan satelit pada lapisan es Greenland menunjukkan penebalan bukan pengurangan, dan lapisan es Antarctic mendekati keseimbangan.

7. Kecuali emisi anthropogenik CO2 dikurangi 50-60 persen dari tingkat yang sekarang pada tahun 2050, maka pada tahun 2100 anak cucu kita akan menahan temperatur global antara 1.4 sampai 5.8°C lebih panas dari sekarang


Klaim ini berdasarkan proyeksi yang berasal dari model yang dijalankan oleh computer canggih yang ditujukan untuk mensimulasikan respon atmosfer terhadap perubahan konsentrasi CO2. Klaim bahwa computer dapat melakukan ini dan menghasilkan hasil yang berarti dianggap omong kosong oleh ilmuan dalam bidang mekanika cairan, numeric modelling sistem kompleks, dan dalam bidang iklim.

Misalnya, Hendrik Tennekes, menulis:

tugas untuk menemukan semua mekanisme umpan balik non linier dalam mikrostruktur keseimbangan radiasi mungkin seperti mencari jarum dalam jerami. Ketaatan buta pada ide miring bahwa model iklim dapat dihasilkan mendekati aslinya melalui simulasi iklim adalah alasan utama mengapa saya tetap skeptis pada climate change. Dari latar belakang saya dalam bidang turbulensi saya menunggu hari hari dimana model iklim akan dijalankan dengan resolusi kurang dari satu kilometer. Masalah ramalan mengerikan dari aliran turbulen kemudian akan menurun pada ilmu iklim sebagai balas dendam.

Reid Bryson, Emeritus Professor di University of Winconsin, dan dianggap oleh banyak ahli klimatologi sebagai ‘bapak klimatologi’ menulis:

Sebuah model tidak lebih dari pernyataan formal tentang apa yang dipercaya si pembuat model mengenai bagian dunia yang dikerjakannya… mungkin butuh bertahun-tahun sebelum kapasitas pengetahuan manusia dan computer cukup untuk membuat simulasi yang beralasan… model yang digunakan mempunyai kesalahan yang sama, tapi hal ini tidak mengejutkan, karena pada dasarnya model yang satu adalah cloning dari yang lain.

Bill Kininmonth dari Australia, direktur dari the National Climate Centre dari tahun 1986 sampai 1998 menulis:

Kemampuan yang tampak pada computer model untuk mensimulasikan temperatur permukaan global dari abad 20 muncul dengan banyak asumsi dan kelemahan. Walupun IPCC membela diri, tidak mustahil untuk mengisolasi gas rumah kaca anthropogenik sebagai penyebab (atau bahkan penyebab utama) untuk mengamati pemanasan pada dua dan paruh dekade abad 20. Peningkatan glasier gunung sampai pertengahan abad 19, dan keberadaan mereka mundur, menunjuk ke arah proses alam skala besar yang secara sistematis mempengaruhi sistem iklim dalam jangka waktu yang lama. Apakah sistematis proses adalah proses internal iklim atau sebuah akibat dari luar, atau kombinasi keduanya, tidak dapat ditentukan dengan tingkat kepercayaan berapapun berdasarkan data dan alat analisis yang ada. Sudah sewajarnya, respon sensitif dari temperatur bumi terhadap serangan gas rumah kaca tidak dapat diskalakan dengan merekomendasikan kepada besarnya peningkatan temperatur global saat ini dan serangan dari gas rumah kaca anthropogenik seperti yang ditunjukkan dalam simulasi model komputer dari abad ke 20.

8. Penyakit daerah tropis seperti malaria dan Demam Berdarah Dengue akan menyebar ke daerah beriklim sedang


Dalam kebohongannya, klaim yang satu ini mengherankan. Segera setelah IPCC mengeluarkan argumen ini pada tahun 1995, diantara sekian banyak kasus, kasus Oliver Cromwell yang meninggal karena malaria di London pada September 1658 pada periode dingin yang istimewa di Inggris dijadikan alasan. Paul Reiter, mantan Chief of the Entomology Section, Dengue Section, di US Centre for Disease Control and Prevention di San Juan, dan sekarang pada Pasteur Institute di Paris menulis tentang malaria di Inggris dan Eropa Utara selama abad ke 17. Diskusinya tentang malaria memberikan pengetahuan yang sangat menarik tentang resiko hidup di daerah berpaya-paya seperti di daerah Westminster dan di muara pesisir Thames.
Profesor Reiter berkomentar atas diskusi malaria dalam Second Assessment Report-nya IPCC:

Literature ilmiah tentang penyakit yang disebabkan nyamuk sangatlah banyak, namun referensi babnya terbatas pada artikel ringan, banyak yang malah tidak jelas, dan hampir semuanya memberi kesan meningkatnya angka kejadian penyakit ini pada iklim yang menghangat. Kekurangan informasinya tidaklah mengejutkan : belum ada peneliti yang menulis riset paper tentang masalah ini! Lebih lagi, 2 dari penulis yang adalah dokter, telah menghabiskan hampir seluruh karirnya sebagai aktivis lingkungan. [salah satunya telah mempublikasikan artikel ‘profesional’ sebagai ‘ahli’ dalam 32 bidang, mulai dari keracunan merkuri sampai ranjau darat, globalisasi sampai alergi, dan virus West Nile sampai AIDS]

Salah satu penulis yang berkontribusi adalah seorang entomologi, yang juga seorang yang menulis artikel yang tidak jelas tentang DBD dan El Nino, tapi yang paling menarik adalah artikel tentang keefektifan helm pada kecelakaan motor (ditambah satu paper tentang efek telepon seluler pada kesehatan).

Reiter menunjukkan bahwa malaria dan penyakit tropis lainnya membutuhkan kondisi-kondisi tertentu selain temperatur dalam penyebarannya. Contohnya, dia telah menganalisis perbatasan Texas-Meksiko, dimana DBD lazim ditemukan di Meksiko dan jarang di Texas meskipun kondisi lingkungannya mirip. Yang membedakan hanyalah kondisi kehidupannya.

9. Mematikan pembangkit listrik tenaga batubara dan menggantinya dengan sumber yang dapat diperbaharui seperti kincir angin dan tenaga matahari(atau bahkan tenaga nuklir) tidak akan menyebabkan kerugian ekonomi


Ahli lingkungan bertahan menolak dampak ekonomi yang disebabkan dekarbonisasi. Di satu pengertian khusus mereka secara teoritis benar. Jika kita semua secara sukarela naik sepeda daripada motor; jika kita mau aliran listrik hanya mengalir di saat angin bertiup saja; jika kita siap untuk tidak memakai pupuk dan traktor lagi; jika kita siap untuk hidup seperti jaman nenek moyang kita dahulu di abad ke 19; kita semua masih dapat bekerja, walaupun bekerja di malam hari akan menjadi sulit karena tidak adanya listrik.

Harga yang harus dibayar Australia jika membuang energy listrik berbasis batubara adalah sebagian besar industri ekspor akan mengalami kematian, yaitu pertambangan, pengolahan metal, pertanian, dan pengolahan makanan, yang membutuhkan energi besar dan menghasilkan untung dari penghematan energy. Energi berbasis batubara di Australia seharga $30-$40 per megawatt jam (MWh). Tenaga nuklir seharga $70-$80 per MWh, dua kali lipatnya. Kincir angin, yang menghasilkan listrik hanya jika angin bertiup, seharga $80-$130 per MWh, dan membutuhkan backup yang dapat diandalkan dan tentu saja menjadi tidak ekonomis. Energy matahari seharga antara $300-$500 per MWh dan tersedia hanya jika matahari bersinar.

Sejumlah ekonom (di Australia) telah menaiki kereta global warming dalam rangka mempromosikan yang mereka sebut mekanisme pasar untuk mereduksi emisi karbon. Perdagangan emisi merupakan proposal yang murah. Semua rencana kotor ini berbeda-beda di pasaran, misalnya lisensi taksi. Setiap kota besar di Australia mempunyai lisensi yang membatasi jumlah taksi yang beroperasi. Hal ini menciptakan faktor tambahan yang meningkatkan nilai lisensi taksi, dan lisensi ini diperdagangkan dengan total order $250.000. Jika peraturan yang menyatakan pengemudi taksi harus memiliki lisensi dihapuskan, nilai lisensi akan menjadi nol.

Lisensi ini menimbulkan pajak yang harus dibayar oleh pengguna taksi. Lisensi emisi untuk pembangkit energi atau kilang minyak akan dijalankan dengan cara yang sama. Yang tidak diketahui adalah seberapa besar pajak pada emisi karbon akan ditetapkan supaya pengguna listrik mau mengurangi konsumsi listrik mereka sampai batas yang ditetapkan. Contoh pengguna listrik besar misalnya peleburan aluminium dan pupuk tanaman, akan memindahkan perusahaan mereka ke negara lain. Perusahaan automobile Australia, yang sudah terancam oleh kompetisi internasional, akan ditutup. Dan efek dominonya akan menyebar ke seluruh ekonomi Australia menyebabkan pengangguran pada sektor industri pada awalnya dan kemudian merambah ke sektor lain (penulis artikel ini dan organisasinya berasal dari Australia).

Dampak ekonomi tersebut juga akan berdampak pada politik. Tidak akan ada pemerintah yang memperkenalkan pajak karbon ini yang akan menang di pemilu, sementara itu dampak yang dibawa akan berlangsung lama.

Kesimpulan

Penipuan global warming telah menjadi peristiwa ilmiah paling luar biasa setelah periode perang. Begitu banyak orang, dan institusi, telah terperangkap dalam jaring ketidakjujuran, terkuasai pikirannya oleh aktivis lingkungan melalui NGO (non government organization) dan manipulasi mereka pada proses-proses IPCC, bahwa integritas ilmiah barat pada kondisi beresiko serius. Pembongkaran jaring ini akan menyebabkan banyak individu kehilangan reputasinya, tapi yang lebih penting, dalam merestrukturisasi institusi-institusi ilmiah yang telah mengikatkan reputasi mereka pada IPCC. Masalah tersebut sekarang menjadi agenda politik.

versi asli klik : www.lavoisier.com.au/papers/articles/lav2006forWeb.pdf

Akankah Indonesia kembali sejahtera???

Ditemukan, Lapangan Migas Raksasa di Aceh
BPPT: Lebih Besar dari Milik Arab Saudi
JAKARTA - Bencana dahsyat tsunami di Aceh 26 Desember 2004 memunculkan berkah tak terduga empat tahun kemudian. Berawal dari studi pascagempa tsunami di perairan barat Sumatera, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kemarin (11/2) memublikasikan temuan blok dengan potensi kandungan migas raksasa.

Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT Yusuf Surahman mengatakan, Survei BPPT bersama Bundesanspalp fur Geowissnschaften und Rohftoffe (BGR Jerman) itu menemukan kawasan perairan yang di dalam buminya diperkirakan terkandung migas 107,5 hingga 320,79 miliar barel. Lapangan migas tersebut terletak di daerah cekungan busur muka atau fore arc basin perairan timur laut Pulau Simeuleu, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). "Kandungan migas itu luar biasa besar," ujar Yusuf di Kantor BPPT Jakarta kemarin (11/2).

Sebagai perbandingan untuk menunjukkan besarnya kandungan migas di Aceh tersebut, Yusuf menyebutkan, saat ini cadangan terbukti di Arab Saudi mencapai 264,21 miliar barel atau hanya 80 persen dari kandungan migas di Aceh. Sementara itu, cadangan Lapangan Banyu Urip di Cepu diperkirakan hanya 450 juta barel. Lapangan migas dapat dikategorikan raksasa atau giant field jika cadangan terhitungnya lebih dari 500 juta barel.

Menurut Yusuf, angka potensi tersebut didapat dari hitungan porositas 30 persen. Artinya, diasumsikan hanya 30 persen dari volume cekungan batuan itu yang mengandung migas. Meski demikian, lanjut dia, belum tentu seluruh cekungan tersebut diisi hidrokarbon yang merupakan unsur pembentuk minyak. "Karena itu, penemuan ini perlu kajian lebih lanjut," katanya.

Dia menyatakan, meski belum diketahui secara pasti, salah satu indikasi awal keberadaan migas di cekungan tersebut dapat dilihat dari adanya carbonate build ups sebagai reservoir atau penampung minyak serta bright spot yang merupakan indikasi adanya gas.

Sejauh ini, lanjut Yusuf, Tim BPPT optimistis perairan timur laut Pulau Simeuleu mengandung migas skala raksasa. Sebab, beberapa daerah yang memiliki karakteristik sama sudah terbukti mengandung migas. Di antaranya, di wilayah Myanmar, Andaman, serta California, AS.

Meski demikian, BPPT akan tetap membuat perhitungan realistis. Menurut Yusuf, jika porositas diperkecil menjadi 15 persen, artinya diasumsikan hanya 15 persen dari volume cekungan yang mengandung migas, angka minimal cadangannya masih 53,7 miliar barel. "Tetap saja angka itu masih sangat besar," terangnya.

Penemuan BPPT tersebut mendapat tanggapan positif dari ahli geologi perminyakan Andang Bachtiar yang kemarin juga hadir di Kantor BPPT. Chairman PT Exploration Think Tank Indonesia (ETTI) itu mengatakan, wilayah perairan Indonesia memang memiliki banyak cekungan atau basin yang berpotensi mengandung migas. "Banyak di antaranya yang belum teridentifikasi," ujarnya.

Hingga saat ini, kata dia, sudah ada 66 cekungan plus 6 cekungan fore arc basin yang teridentifikasi berisi minyak. Pada 2003, lanjut dia, Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) berhasil mengidentifikasi hipotesis cadangan gas sebesar 26,7 triliun kaki kubik (TCF) yang tersebar di beberapa wilayah. "Kebanyakan memang berada di sebelah barat Sumatera," terangnya.

Terkait dengan penemuan BPPT itu, Andang menyatakan masih perlu kajian lebih lanjut untuk bisa mendekati hitungan berapa besar cadangan terbuktinya. Menurut dia, lokasi studi seismik 2D yang dilakukan BPPT dengan interval jarak 60 km masih terlalu longgar. "Harus lebih rapat lagi, paling tidak intervalnya 20 km," katanya.

Karena itu, lanjut dia, BPPT harus segera berkoordinasi dengan pemerintah untuk segera menindaklanjuti temuan tersebut. Sebab, untuk mengkaji lebih teliti, dibutuhkan dana cukup besar.

Dia menyebut, untuk proses studi seismik 2D yang lebih rapat, dibutuhkan dana sekitar USD 7 juta. Kemudian, untuk mengetahui angka cadangan migas, perlu dilakukan minimal 14 pengeboran sumur di 14 titik cekungan. Biaya pengeboran satu sumur, lanjut alumnus Colorado School of Mines, AS, itu, sekitar USD 30 juta. Dengan demikian, minimal dibutuhkan dana USD 427 juta. "Itu baru untuk studi eksplorasi. Untuk pengembangan lapangan, jumlahnya jauh lebih besar," jelasnya.

Andang menambahkan, yang saat ini harus segera dilakukan BPPT dan pemerintah adalah koordinasi. Menurut dia, meskipun lapangan migas tersebut paling cepat baru dapat dikembangkan dalam waktu tujuh tahun ke depan, pemerintah harus bergerak cepat. "Jangan sampai potensi ini salah urus," tegasnya.

Dia mengatakan, karakter lapangan yang berada di laut dalam (kedalaman lebih dari 200 meter) jelas membutuhkan dana besar dan teknologi tinggi yang belum tentu dimiliki Pertamina selaku perusahaan nasional. Meski demikian, lanjut dia, jangan sampai tersebarnya informasi potensi tersebut justru dimanfaatkan pihak-pihak yang punya modal besar dan teknologi, yakni perusahaan asing. "Intinya, pemerintah harus berusaha agar potensi ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bangsa," jelasnya.

Terkait dengan hal itu, Kepala BPPT Said Jenie menyatakan sudah melaporkan penemuan tersebut ke Departemen ESDM. Selain itu, pihaknya sudah memberikan tembusan yang ditindaklanjuti Pertamina dengan mengirimkan letter of intent kerja sama untuk menindaklanjuti temuan tersebut. "Kami harap semua pihak terkait bisa cepat merespons temuan ini. Sehingga bisa segera ditindaklanjuti," ujarnya.

BPPT juga telah menyiapkan satu kapal riset yang dilengkapi alat khusus seismik untuk meneliti lebih lanjut dan telah meminta kepada pemerintah untuk mengamankan daerah perairan barat Aceh tersebut.

Selasa, 29 Januari 2008

Presiden Italia membocorkan peristiwa 9-11


Cossiga: US, Mossad behind 9/11
Sun, 13 Jan 2008 01:16:55 (Presstv.ir)
Francesco Cossiga , Former Italian President Francesco Cossiga says global intelligence agencies
assert the 9/11 attacks were run by the CIA and Mossad.

Although Osama bin Laden has confessed to launching the attacks, now all the
European and American intelligence services are well aware that the attacks were
planned by the CIA and the Zionists' Mossad, Cossiga told Corriere della Sera.

The disastrous attack was aimed to put the Muslim world under powerful
accusations and drum up support for the war in Iraq and Afghanistan, the former
Italian president added.

Cossiga first expressed doubts about 9/11 in 2001, and is quoted in Webster
Tarpley's book titled 9/11 Synthetic Terror Made in the USA as stating that, "The
mastermind of the attack must have been a sophisticated mind, provided with
ample means not only to recruit fanatic kamikazes, but also highly specialized
personnel.

He went on to add that the attack could not have been accomplished without
penetration into the ranks of radar and flight security personnel.

Harta Peninggalan Bung Karno

Tulisan di bawah ini diambil dari sebuah forum di web...

KRONOLOGIS BARANG-BARANG AMANAH SOEKARNO:


1). Pd Awal Abad 17 ASET HARTA Raja2 & Kesultanan Nusantara (Cirebon, G.Pakuan, Banten, Deli, Riau, Kutai, Makasar, Bone, Goa, Luwut,Ternate, dLL,) Dalam Nilai Ratusan Trilyun USD (dalam bentuk emas,logam mulia,berlian,dsb) diSimpan di Bank Jurig-Jerman (karena pada saat itu Jerman adalah negara makmur & menguasai DUNIA)
2). Pd Thn 1620 Nusantara di JAJAH BELANDA selama 3,5'Abd.
3). Bgi Kesultanan / Raja yg Melawan Belanda,DATA Administrasi HARTA di Bumi Hanguskan, Hanya bagi Kerajaan ‘......’ tetap memiliki DATA UTUH, Krn PnJiLat Blanda.
4). Pd Th 1939, AS Setting "Bung Karno" untuk Menata ASET Raja2 Nusantara dan Pngalihan HAK a/n Pribdi SOEKARNO.
NOTTE:
a].PENYERAHAN HIBAH REKAYASA dilakukn oleh Raja SoLo & Yogya dgn Mengatasnamakan Raja2 Nusantara.
b].Atas jasanya tersebut,maka Aset Ke-2 RAJA Tsb UTUH/TDK DI HIBAHKAN.
c].HAK AHLIWARIS dr Keturunan RajaNusantara lainnya SPESERPUN NIHIL.
5). Th.1944 Berdirilah BANK DUNIA atas DASAR COLETRAL ASET RajaNusantara!! Maka semenjak itu AS semakin KUAT utk CETAK UANG & SUSUN STRATEGI PERSENJATAAN.
6). Th.1945 'PD.-II. JEPANG MNYERAH, Mbri Kmerdekaan.
7). Beberapa fakta ttg kedekatan Indonesia dng AS yaitu,
a]. Bung Karno dlam salah satu pidatonya pernah berkata "..kalau Jepang tidak memberikan kemerdekaan kepada kita,maka saya akan minta AS utk mem-bom Jepang.."
b]. Bung Karno diangkat Jdi KETUA PBB, Bukankah Wkt itu org Asing Bnyk yg Lbh Pintar dr BK' ? "TDK ANEH LGI". Krn Brdirinya Bank Dunia berasal dr Aset RAJA NUSANTARA.
8). Th.54, Dana Koleteral tsb dipecah & BK membagi2kan Surat AMANAH pd 73'Tkoh & Ulama, Krn Ada Kpentingan POLITIK PRAKTIS. Th.55,Pmilu Pertama, BK' diangkat Presiden "SEUMUR HIDUP"
9). Mngapa BK Keluar dr PBB & Pidatonya Th.59~63, Ber-API2 ANTI IMPERIALIS, ANTI NEKOLIM..! Krn ColetraLnya TERNYATA TDK BS DICAIRKAN & DIGUNAKAN UTK PEMBANGUNAN NKRI.
10). AS berkepentingan untuk membungkam Bung Karno,selanjutnya melalui KONSPIRASI tingkat tinggi,AS bertindak sebagai DALANG atas lengsernya Bung Karno.
11). Tiga org Jendral (yg sadar atw tdk sadar telah masuk dlm skenario AS) menodongkan senjata kepada Bung Karno untuk Menandatangani SUPERSEMAR.
12). Soekarno lengser & Soeharto menjabat sebagai Presiden RI (sesuai dng skenario AS)
13). Skitar Th. 1996, 5 orang pemegang Surat Coletral BarangAmanah dr Soekarno (salah satunya bernama Eyang Roso) menghadap Soeharto agar Pemerintah dapat menggunakan Dana Coletral tsb utk pembangunan RI.
14). Dana Coletral tsb (yg ada di Bank Dunia) tdk dpt dicairkan,namun dapat digunakan untuk Jaminan Cetak Uang. Soeharto mengajukan ijin utk pencetakan IDR atas Jaminan Dana Coletral tsb.
NOTTE:
a].Pak HArto berencana dlm bbrp tahun kedepan akan membuat pondasi dalam rangka pembangunan & Era Tinggal Landas. Beliau berencana dlm pemilu selajutnya TrySutrisno akan menggantikan beliau utk menjadi Presiden.
15). Dilakukan Sidang Moneter Internasional,dng salah satu agenda utk membahas rencana pencetakan IDR oleh pemerintah RI. 10 negara menolak utk memberikan ijin (termasuk AS & sekutunya),sisanya mengijinkan. Atas dsar voting,maka pemerintah RI diijinkan utk mencetak uang sebesar "Rp. ...000 trilyun"
NOTTE:
a].AS tdk memberikan ijin,krn khawatir Soeharto akan membangkitkan DUNIA ISLAM. Bertepatan dng masa itu,Yayasan AmalBaktiMuslimPancasila sdg gencar melakukanpembangunan masjid di sluruh Ind & Mbak Tutut yg dduk sbgai Menteri,menggunakan Jilbab & dianggap sbg simbol bangkitnya dunia Islam di Ind.
16). Pencetakan uang dilakukan di Australia & Israel (pemenang tender utk pencetakan uang). Disisi lain AS & sekutunya melakukan KONSPIRASI utk merusak stabilitas Ekonomi Internasional & terjadilah KRISIS MONETER.
17). Skitar Th. 1997, secara bertahap IDR sampai ke Ind. Dari sekitar 10% IDR yg masuk (masih atas nama Pemegang Amanah), sekitar 2% baru diregristasi di BI (utk dijadikan atas nama Pemerintah). IDR dicetak dalam cetakan uang plastik pecahan Rp.100.000,-
18). AS semakin gencar melakukan konspirasi,sadar ataupun tdk sadar byk unsur masyarakat yg sdh masuk dalam skenario AS.
NOTTE:
a].Byk mahasiswa, rakyat yg idealis menuntut lengsernya Soeharto. Namun mrk tidak sadar bhwa ini semua adalah skenario AS utk menurunkan Soeharto.
b].Bberapa Tokoh Politik (mendapat dukungan AS) diantaranya adlah 4 org yg selama ini qta hormati & dikenal dng "TOKOH ......."
c].Terjadinya KERUSUHAN MEI,dng aktor utama seorang tokoh pemuda dr drh timur berinisial "YR" yg didukung oleh AS.
19). Soeharto lengser & BJ Habibie menjabat sbg presiden RI (sesuai dng skenario AS)
20). Smua IDR pada akhirnya smp di Indonesia,Pak Harto memerintahkan BEBERAPA JENDERAL utk mengamankan gudang2 yg berisi IDR yg resmi,asli & diakui oleh Lembaga Moneter Internasional dlm nominal yg mencengangkan (bs utk melunasi smua hutang2 negara & menjadikan RI sbg kekuatan Ekonomi besar di DUNIA)
21). BJ Habibie dipengaruhi oleh AS utk mngadakan Referendum di TimTim dng janji apabila dilaksanakan dng 'JUJUR & ADIL' maka Habibie akan didukung utk menjabat sbg Presiden RI utk selanjutnya.
22). Habibie diTIPU MENTAH2 oleh AS & sekutunya. Hasil jajak pendapat diMANIPULASI & berujung pada lepasnya TimorTimur dr NKRI.
23). Selanjutnya..pemerintahan yg rapuh & sebagian besar Tokoh2 Negara terlibat dlam dosa "KERUSUHAN MEI". AS leluasa utk MENDIKTE pemerintah. Boleh dikata,semenjak itu PEMERINTAHAN hanya boneka AS & tdk mampu utk lepas dr cengkraman AS.
24). ..PENTING..
a].Kebenaran ini dituliskan bukan utk menyudutkan PIHAK2 TERTENTU, namun utk MENEGAKKAN KEBENARAN yg slama ini sdh semakin pudar.
b].Sbenarnya Bangsa Indonesia sngat beruntung telah memiliki 2 org PUTRA TERBAIKNYA yaitu SOEKARNO & SOEHARTO. Krn apabila AS tdk sengaja setting KEDUA TOKOH tsb utk mjd PRESIDEN RI,maka saat ini NKRI akan jauh lebih buruk kondisinya. JANGAN HUJAT beliau berdua,apabila qta tidak tau persis ttg Beliau!!
c].Rapatkan barisan,jgn mudah teradu domba oleh KONSPIRASI AS & sekutunya. Tumbuhkan jiwa PATRIOTIK kita,krn bisa jadi..melalui KONSPIRASInya,Afghanistan & Irak dapat terjadi di TanahAir yg qta Cintai ini..

10 kebiasaan yang dapat merusak otak


1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.

2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.

3. Merokok
Zat dlm rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.

4. Mengkonsumsi Gula Terlalu Banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkant erganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak

5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.

6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7. Menutup Kepala Saat Tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Menggunakan Pikiran Saat Sakit
Bekerja terlalu keras/memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurang Menstimulasi Pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.

10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.

renungan sesaat......

Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh
selalu melihat ke belakang.
Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.
Kita dilahirkan dengan dua buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa
mendengarkan semuanya dari dua buah sisi.
Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.
Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita.
Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya.
Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran
kita dan ide kita.
Dan apa yang anda pikirkan dalam otak anda jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.

Selasa, 22 Januari 2008

Perbincangan Ketjil #1:

Dimanakah Keterlibatan Mahasiswa terhadap Masyarakat?


Suatu kali, saya dan salah satu teman pengelola Ruang Baca Jojoba Kelana berkunjung ke balai desa Kelurahan Grendeng. Tujuan kami adalah mengenalkan perpustakaan komunitas ini kepada para aparatnya. Kami sangat ingin kegiatan-kegiatan yang ada di Ruang Baca Jojoba Kelana ini diketahui dan didukung oleh pemerintah minimal tingkat kelurahan. Hal yang tak terduga kemudian terjadi selama perbincangan kami yang “setengah resmi” itu.
Pertanyaan pertama yang diajukan oleh petugas kelurahan adalah “Selama ini kegiatan mahasiswa selain kuliah apa saja?” Mendapat pertanyaan seperti itu, kontan kami yang masing-masing memiliki background organisasi kampus (UKM = Unit Kegiatan Mahasiswa atau organisasi kampus lain) menjawab dengan lancar dan bahkan berlebih-lebihan karena saking banyaknya kegiatan yang pernah kami dilaksanakan. Tak dinyana kening petugas kelurahan yang bertanya itu mengernyit, “Lalu kegiatan buat masyarakat di sekitar sini apa saja mas?” Kami baru menyadari bahwa, selama ini kegiatan-kegiatan di kampus jarang menyentuh dan memperhatikan masyarakat serta lingkungan di sekitarnya.
Segenap aparat di Kelurahan Grendeng tentu saja mendukung adanya perpustakaan yang tidak berorientasi materi dan tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa yang notabene berada di sekitar taman bacaan kami ini. Ruang Baca Jojoba Kelana justru ditujukan kepada masyarakat luas alias publik dari mulai usia pra-sekolah sampai dengan orang tua.
Yang mengherankan adalah ungkapan dari aparat desa yang menilai bahwa selama ini hampir tidak ada kegiatan mahasiswa yang melibatkan masyarakat setempat, yaitu masyarakat Grendeng. Kenihilan itu dimulai dari kegiatan yang bersifat intelektual atau mendidik sampai dengan kegiatan yang menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan atau bidang fisik.
Sedari awal berdirinya Universitas Jenderal Soedirman di Kelurahan Grendeng, dari sekian ribu mahasiswanya, ternyata kepedulian itu tidak pernah terasa atau setidak-tidaknya tidak membekas dalam ingatan para pegawai di kelurahan, yang secara tidak langsung mewakili masyarakat Grendeng. Mereka mengatakan nafas kegiatan mahasiswa selalu sama yaitu “Dari Mahasiswa, Oleh Mahasiswa, dan Untuk Mahasiswa”, jadi kapan mereka akan peduli dengan lingkungan sekitarnya?

Jumat, 04 Januari 2008

See Inside Us!



Ada Apaan Sih di Ruang Baca Jojoba Kelana?

Sudah pasti tidak semua orang mengetahui apa yang namanya Ruang Baca Jojoba Kelana. Dengan promosi yang minim dan tempat yang keluar-masuk gang, membuat hanya segelintir orang yang paham seputar Ruang Baca Jojoba Kelana. Yap! Kami memang bergerak dalam segala keterbatasan, mencoba mewujudkan secuil idealisme kami dengan membangun sebuah perpustakaan komunitas (community libraries), tempat nongkrong dan warung kopi kecil.
Awalnya, perpus mungil kami ini disediakan buat menampung buku-buku yang sudah centang-perenang di sudut2 kamar, bahkan di kasur kami. Sama2 berasal dari Universitas Jenderal Soedirman, sama2 senang baca buku dan ngobrol ngalor-ngidul sambil minum kopi, kami yang terdiri dari Evoel (mahasiswa Fak. Pertanian), Arjo (Sarjana Hukum), Farid (mahasiswa Fak. Sosiologi), dan Puguh (mahasiswa Fak. Hukum) menggabungkan kekuatan, pikiran, dan dana seadanya buat mendirikan perpus ini. Kami jelas bukan orang2 hebat, pemikir ulung, apalagi hartawan. Tapi idealisme yang kami punya, meskipun setitik, ingin mencoba merangkum air di keluasan samudera, yang namanya samudera kehidupan.
Kami ingin berbagi meskipun cuma dengan buku2 yang kami punya dan mencoba mendorong kegiatan membaca dan menulis di tingkat lokal (local literacy) menjadi kegiatan yang menyenangkan. Kami memang sama2 doyan berpetualang di alam pikiran yang ditawarkan oleh buku2 dan bahkan senang tidur di atas tumpukan buku2, kalau perlu mandi buku sampai badan memar2...ha…ha…
Yang namanya persahabatan, kemudian beralih menjadi kerja bareng, niscaya mengandung risiko perbenturan dalam banyak hal. Tapi kami masing2 mencoba mendahulukan kepentingan bersama, yaitu kepentingan Ruang Baca Jojoba Kelana.
Jelasnya, Ruang Baca Jojoba Kelana meyediakan fasilitas peminjaman buku, tempat membaca gratis, minum kopi, diskusi, dan sekalian pengunjung bisa membeli atau memesan buku2. Setiap peminjam dapat membawa buku2 ke rumah tanpa ditarik uang sewa per buku dan tanpa ada uang denda apabila terlambat mengembalikannya. Pokoknya ga ada yang memberatkan!
Untuk sirkulasi, kami menggunakan sistem perpustakaan umum dimana setiap peminjam adalah anggota (member). Kami juga mengundang siapa saja yang ingin berbagi, caranya ialah dengan menitipkan buku minimal 10 buah (atau bahkan menyumbangkan buku2nya T_T). Kami mengganjar setiap penitip dengan keanggotaan selama buku-bukunya tersebut dititipkan… (minimal 6 bulan) serta fasilitas peminjaman gratis untuk buku2 yang lain. Motto kami: “Kembali Membangun dan Mencerdaskan Bangsa dengan Budaya Membaca” Sebuah misi yang hanya Tuhan yang tahu kelanjutannya…tapi kami tetap berusaha… Cayo!!

Minggu, 30 Desember 2007

Happy New Year 2008


Segenap pengurus Ruang Baca Jojoba Kelana
Mengucapkan:
Selamat Tahun Baru 2008
Semoga Hari Esok Lebih Baik
For Better Tomorrow!!

Sabtu, 15 Desember 2007

SEJENAK

Ups, dadaku sesak
jantungku berhenti sejenak

Ada yang terasa panas
seakan - akan mulai menghangus

Tak bisa meluap
Ku tahan agar tak tersingkap

Sedikit marah padamu
ternyata yang kurasa, itu cemburu.


15 December 2007